Selasa, 20 September 2016

Jadi

Jadi langkahmu sudah jauh?
Merakit rindu yang lama menjadi syahdu.
Sementara aku kau tinggal dalam hujan kenangan yang lupa berteduh.
Jadi langkahmu sudah jauh?
Menggandeng tangannya, menangkupkan do'a.
Aku pasrah dalam duka bersimpuh pada sang pemilik semesta.
Jadi langkahmu sudah jauh?
Enggan kembali ke masa lalu yang kita bangun dengan harapan itu.
Jatuh kau ku angkat.
Jatuhku kau tak ingat,
dan memilih pergi tanpa sekat.
Jadi langkahmu sudah jauh?
Ya, apa pedulimu?
Terimakasih luka ini untukku.
Ternsenyum adalah bagianmu.
Sebab aku tahu rasanya berjuang sampai akhir tanpa kau timbang,
lalu kau pergi dengan lain aku kau buang.
Apa aku marah?
Tidak.
Percayalah.
Ada ngerti dibalik hianat yang tak pernah merasa peduli.
Ada sedalam duka saat sengaja kau suguhkan luka.
Ada sakit diantara masa yang katamu ada masalalu bersamaku yang tak ingin kau ungkit.
Apa kamu sudah lupa?
Sampai detik akhir impianmu.
Aku hadir disana membawakan do'a berdiri untukmu.
Terimakasih atas segala rasa.
Berpalingmu adalah dusta yang tak pernah kuduga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar