Jumat, 23 September 2016

Sia-sia

Mengapa harus tentang rindu, jika ini tak kunjung temu.
Ada sekat yang menghalang dekat.
Menyapa ingat agar tak kunjung sesaat.
Berbicaralah.
Ada diammu mengisyaratkan makna.
Ada diamku pun merasakan luka.
Tak bergeming.
Kau tak acuh.
Aku diam.
Mengisyaratkan benci hadir dalam sepi.
Menjunjung duka merekah dalam dada.
Kita beranjak tak bersapa.
Jauh tinggalkan semua yang pernah singgah.
Acuhmu, diamku.
Sajakku bicara.
Ini punya keadaan tak ada makna.
Sia-sia.

-dalam jauhku merindu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar