Desaku desa yang mengandung aku.
Menjelma ia dalam kabut hening
Dan padi hijau kemuning.
Sawah dan bambu di kali juga angin merayu.
Dalam ngerti serta haru.
Kamu gubuk hening yang sudah lama kutinggal. Mengisi sepi dalam cerita yang sepenggal.
A dalam tarimu serta nyanyi.
Mengandung kenangan dan 1000 arti.
Kini sudah lama terbagi.
Desaku pagi sudah bukan dulu lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar