Sabtu, 08 Oktober 2016

Terakhir kali

Aku duduk kembali.
Disela-sela pagi, di terik yang masih sepi.
Tidak ada kata, aku dan sendiri.
Masih saling sapa mata embun yang berkaca,
dari duka kemarin malam yang ada.
Aku duduk kembali.
Ditengah-tengah hilangnya kopi yang sudah enggan berbagi.
Sebab kehilangan bukan untuk bertemu kedukaan.
Kehilangan tentang melapangkan.
Dari ikhlas jemari yang lepas dan enggan memautkan pesan.
Aku duduk kembali.
Kemudian tidur disini.
Enggan kembali lagi.
Aku pamit hilang sepi.

-Terakhir kali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar