Jumat, 16 Desember 2016

Kemarin

(Untuk Sahabat Kami Azyanul Muchtar)

Sudah berbulan lalu, berpuluh purnama kita tak temu.
Berderet garis yang kita baca, berkaca pada senyum dalam bersama.
Rinai tawamu masih hangat selimuti kalbu.
Pecah ia dalam canda yang berderu dan berdamba.
Hingga kita pernah berjumpa pada rindu yang bersih dari jelaga.
Hingga rindu kita belum terbaca.
Namamu sudah pada rindu yang ada mendahului rindu kita.
Rindu dari yang Maha Penyayang.
Maha Pengasih, pemberi karunia setiap orang.
Kini, rindu itu terbang.
Serta segala bayang berjatuhan mengikuti alur hujan datang.
Bersama do'a dari kami.
Semoga segala amalmu diterami oleh Sang Ilahi Rabbi.
Saat kita mulai berjarak.
Namamu selalu terkenang disegala jemari do'a yang lentik bergerak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar