Disinikah tempat kesamaran dari
secuil kasmaran? engkau
menarik pangkal bujukku tuk berpendirian,
sekali lagi masa ialah tentang
rembulan yang minum awan langit
malam cinta yang menggamit.
.
Disinikah aku menemukan beluntas hampa
yang dibaliknya biasa kutulis namamu?
tapi biarlah malam ini aku mesra duka
menepilah sedikit dari ranjang pepenaku.
.
Disini aku yang berkaca berpeluh
menyisir buaian rambut waktu
bisakah engkau minggir duka
biar kumesra dengan lara yang merindu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar